*disclaimer
You might had read this post a long time ago from email, bulletin or even forum. but I just want to share it again with you all…
taken from this site. (short of an archive of “soul toucher” story, mostly written in bahasa)
Hingga Butir Nasi Terakhir
Setelah menunggu hampir satu jam, akhirnya datang juga bis yang akan membawaku keluar dari kota Jakarta yang semakin hari kurasakan semakin sesak ini.
Dua hari libur pada akhir pekan ini akan kumanfaatkan
untuk sekedar mengganti suasana, sekilas menghilangkan pemandangan gedung bertingkat dengan tingginya pohon kelapa, udara yang padat dengan racun, sejenak berganti udara yang masih sejuk bila dihirup dalam-dalam, aku akan lupakan hitamnya kepulan asap dari bis kota dengan warna hijau rerumputan dan pepohonan. Aahhh… tak sabar aku, kenapa bis ini lama sekali ngetemnya…


